Hello Guest! Welcome to our Website.
Something you might want to know about us.
Don't be hesitated to contact us if you have something to say.

Minggu, 06 September 2009

Menu PUASA

Rasanya kok jadi gemetar kaya gini ya.? apakah aku akan menulis cerita aku didalam sini
apakah aku akan puas dengan mengetik dan terus mengetik .........

Setiap kali aku memandang hidangan Sahur maupun Buka ........ rasa takut dan kahatir terus menghampiri pikiran dan rasa yang paling dalam. Apakah mereka yang di luar sana sama seperti saya ?. Apakah mereka bisa makan ?

Tiap Kali q dekat dengan meja makan, rasa takut dan khawatir itu selalu menghampiri q, sedakan di atas meja makan itu menu makanan itu sungguh nikmat dan lezat bahkan itu sangat lebih untuk saya makan sendiri sama keluarga saya.

suatu ketika sang adik dibangunkan oleh ibu untuk sahur. dia sahur seperti biasa tapi separuh perjalanan makannya dihentikan dan langsung kembali untuk tidur lagi, karna apa ? apa yang disantap tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh si adek itu, rasanya hati ini sakit , marah, kecewa, dan semua rasa itu campur aduk dipikiran saya, masih banyak di luar sana yang tidak bisa makan atau pun hanya segetuk minum untuk ber sahur dan berbuka e,,,, ni anak malah tidak mau makan karna hanya makan dengan nasi dan lauk tahu dan tempe yang sudah dingin.

kenapa tidak hanya disyukuri saja makanan itu, apakah menu tahu & tempe itu tidak cukup?
hati terus bertanya dan menggerutu tiada habisnya, bagai mana rasanya kalau dia itu jadi seperti mereka yang di luar sana ?

apakah cukup hanya dengan pergi kembali tidur? si ibu menggenggam tangan si kakak dan bilang sabar itu KUNCI dari semuaini. Puasa tidak hanya menahan lapar tapi menahan semua hawa nafsu yang ada di pikiran kita.

coba kamu tengok meraka yang di luar sana meraka hanya makan dan minum seadanya bahkan meraka hanaya niat saja "
Nawaitu shauma godhin 'an adaai fardli syahri ramadlaana haadzihis sanati lillahi ta'aalaa"hanya itu yang mereka lakukan untuk bersahur dan untuk bebuka hanya
“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthortu….”


itu yang meraka lakukan .......


maka berSYUKURLAH KAU ANAKKKU kamu masih bisa niat dan menik mati Hidangan dibulan yang penuh rahmat ini bulan yang mulia yaitu BULAN RAMADHAN.

seketika pula sang kakak langsung meneteskan airmata dan langsung bersyujud syukr atas karunia dan kenikmatan yang telah diberiakn padanya dan keluarganya ....

"janganlah engkau enggan atau ragu mengucap kata SYUKUR, semakin kau banyak bersyukur maka ALLAH akan memberikan nikmat yang berlipat-lipat kepadamu "

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar